Keterangan Gambar : Ratusan Warga Way Terusan Bandarmataram Demo Tuntut Menjadi Desa Definitip (mitra)
MITRA TV LAMPUNG.COM -
Gunungsugih.
Sekitar 900-an massa yang menamakan Aliansi Masyarakat Transmigrasi (AMT) melakukan aksi demo di Kantor Bupati Lampung Tengah di Gunungsugih, Kamis (17/07/25).
Mereka datang dengan mengendarai puluhan truk tiba di Tugu Pepadun sekitar pukul 10.00 Wib, kemudian berjalan kaki menuju kantor Bupati Lampung Tengah.
Ratusan massa itu menyampaikan tuntutan terbentuknya kampung definitip dikampung mereka, yaitu SP 1 Karya Makmur, SP 2 Terusan Makmur dan SP Tritunggal Jaya.
Ketiga kampung itu selama puluhan tahun menjadi desa persiapan dan menginduk ke Kampung Mataram Udik Kecamatan Bandarmataram Lampung Tengah.

Tiga tuntutan massa, yaitu terbentuknya kampung definitip di tiga kampung tersebut, karena selama puluhan tahun hanya menjadi desa persiapan.
Warga juga menuntut pengembalian tanah plasma yang selama ini dikerja samakan dengan PT. Sugar Grup, namun kerjasama itu dinilai tidak mensejahterakan rakyat disana, serta warga minta pengukuran ulang tanah Wilayah Transmigrasi SP 1, SP 2 dan SP 3 guna menghindari konflik tanah berkepanjangan.
Perwakilan warga berdialog dikantor Bupati Lampung Tengah, dipimpin Sekretariat Daerah Welly Adiwantara.
Koordinator pengunjuk rasa yang juga tokoh masyarakat Way Terusan, Ngadiman mengatakan pemerintah daerah supaya membantu mempercepat proses terwujudnya kampung definitip SP 1 Karya Makmur, SP 2 Terusan Makmur dan SP 3 Tritunggal Jaya. "Sudah puluhan tahun desa kami menjadi desa persiapan. Pemerintah daerah hanya janji-janji saja," ujar Ngadiman.
Sementara itu Sekretaris Daerah Lampung Tengah Welly Adiwantara menyatakan Pemerintah Daerah siap memfasilitasi terbentuknya kampung definitip sampai ke pemerintah pusat. "Pemerintah daerah siap menampung aspirasi warga dan menyampaikan ke Kementrian Dalam Negeri.
Aksi massa berjalan tertib karena dijaga ketat ratusan petugas Polres Lampung Tengah, TNI dan Satpol PP.
( Zen Sunarto )
Tulis Komentar