Keterangan Gambar : Anggota Polsek Seputihmataram Diadukan ke Polda Lampung (mitra)
MITRA TV LAMPUNG.COM-
Bandarmataram.
Warga adat Kampung Tua Mataram Udik. Kecamatan Bandarmataram, Lampung Tengah, mengadukan oknum polisi yang diduga telah bertindak arogan dengan mengeluarkan tembakan dan mengokang senjata saat penggerebekan bandar narkoba, sehingga membuat resah warga. Bahkan video penggerebakan berdurasi 3 menit itu viral di Medsos Tik-tok.
Pengaduan masyarakat (Dumas) ke Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Lampung tertuang dalam, Surat Pemberitahuan Perkembangan Penenganan Dumas (SP3D), nomor: B/2026102000002- 00001/I/WAS-2.4/2026 Divpropam tanggal 20 Oktober 2026. SP3D ditandatangani Kabag Pelayanan Pengaduan (Yanduan) Kombes Pol. Dr. Bambang Satriawan.,S.Ik.,SH.,MH. Tembusan surat Dumas kepada Kapolri, Irwasum Polri dan Kadivpropam Polri.
"Pengaduan itu terkait perbuatan tidak menyenangkan atau arogansi oknum anggota polisi dari Polsek Seputihmataram, yang sempat melakukan perkataan kotor, serta menodongkan laras panjang ke warga, saat penggerebekan diduga narkoba," kata seorang pengadu, bernama Muhibat warga Kampung Mataram Udik kepada Mitra TV Lampung.Com, (20/10/26), di halaman Mapolda Lampung usai mengadu.

Muhibat yang didampingi sekitar 20-an warga saat mengadu ke polda mengatakan oknum anggota itu berinisial MRZ. Kronologisnya, pada Sabtu malam Minggu (17/10/26) sekitar pukul 21.00 wib sejumlah mobil dan pengendara motor datang ke Dusun 1 Subing, Kampung Mataram udik.
"Setelah sampai dikampung kami oknum tersebut beberapa kali melepaskan tembakan ke udara sambil berjalan. Melihat banyaknya kendaraan dan orang yang datang, warga kampung terkejut. Spontan saja warga berkumpul," ujarnya.
Menurut Muhibat, kedatangan warga yang berkumpul membuat oknum polisi itu emosi, dia berkata kasar dan arogan, tidak pantas diucapkan oleh seorang petugas.
"Saat itu banyak tokoh adat dan tokoh masyarakat, serta ibu-ibu anggota itu bertutur tidak pantas dengan perkataan binatang, sehingga menyinggung warga adat," terangnya
Warga lainnya, M.Nur, menuturkan warga masyarakat Mataram Udik mendukung upaya polisi dalam pemberantasan narkoba.
"Kami dukung upaya polisi dalam pemberantasan narkoba, tapi hendaknya jangan membuat gaduh," katanya.
Warga minta oknum tersebut, agar ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku di kepolisian.
(tamrin)
Tulis Komentar