Keterangan Gambar : Dapur MBG Gayausakti Belum Memiliki IPAL. Limbah Keruh Dibuang Keparit Menuju Sungai (mitra)
MITRA TV LAMPUNG.COM -
Seputihagung.
Limbah berbau busuk dan berwarna pekat dari dapur SPPG Kampung Gayausakti, Kecamatan Seputihagung, Lampung Tengah, diduga dibuang ke sungai. Akibatnya warga pun mengeluhkan pencemaran itu.
Selasa (28/04/26) Mitra TV Lampung.Com, melihat air berwarna keruh ngocor dari pipa paralon dapur MBG itu.

Air kemudian menuju parit dibelakang dapur, lalu mengalir ke sungai, warga menyebutnya Kali Talang Gajah Gayausakti.
Praktik pembuangan limbah dapur SPPG/MBG itu sudah berjalan lama, sejak SPPG tersebut berdiri.
Informasi yang dihimpun Mitra TV Lampung.com, IPAL SPPG Gayausakti belum memenuhi standar yang ditentukan pemerintah.
Bak penampungan limbah hanya terbuat dari galian tanah yang di semen lalu ditutup plastik tambak. Jika air penuh maka air disalurkan ke parit umum, menuju sungai.
"Memang belum memenuhi standar pak. Masih alakadarnya. Kalau air penuh ya dibuang dialirkan ke parit," ujar seorang karyawan SPPG Gayausakti, yang tidak mau disebut namanya kepada Mitra TV Lampung.Com
Seorang warga Gayausakti mengatakan air Sungai Talang Gajah, sangat diperlukan untuk keperluan mandi dan mencuci. Terutama jika musim kemarau digunakan warga untuk menyiram tanaman.
"Masih ada itu warga yang mandi disungai. Jadi air sungai jangan dicemari air limbah yang keruh," ujar warga sekitar.

SPPG Gayausakti yang berada didekat pintu gerbang Masuk Kampung Gayausakti melayani 2.600 penerima manfaat Desa Gayausakti, mulai dari TK, SD, SLTP, SLTA serta santri pondok pesantren.
Hingga berita ini diturunkan, Mitra TV Lampung belum mendapatkan konfirmasi soal limbah yang mengalir kesungai tersebut.
(fiko)
Tulis Komentar