Keterangan Gambar : Penulis : Rina Loli Yana, Evi Meidasari M, Pipit Novila Sari,Rini Loli Yani Dosen Fakultas Bisnis Universitas Mitra Indonesia
Karyawan merupakan asset perusahaan yang mempunyai peranan sangat penting bagi
perusahaan sebagai pemikir, perencana, dan pengendali aktivitas organisasi untuk mencapai
tujuan yang di tetapkan oleh perusahaan. Keberhasilan perusahaan bukan hanya dilihat
dari keberhasilan perencanaan bisnis (Bisnis Planning) yang telah dibuat, namun dapat di
lihat dari kinerja karyawan pada perusahaan tersebut. Manajemen sumberdaya manusia
sangat berperan penting bagi perusahaan agar memberikan hasil yang maksimal. Aset
terpenting dalam perusahaan adalah sumber daya manusia (SDM) atau disebut human capital
yang dapat membantu dalam menjalankan operasional perusahaan agar dapat berjalan dengan
baik.
Kepuasan karyawan merupakan suatu perasaan yang dialami oleh seseorang, di mana ia
merasa puas dan memiliki rasa senang apabila yang diharapkan telah terpenuhi atau apa yang
ia terima melebihi apa yang ia harapkan. Kerja merupakan suatu usaha seseorang untuk
mencapai tujuan dengan memperoleh imbalan atau kompensasi dari hasil kerja di perusahaan
tempatnya bekerja. Selain itu Kepuasan kerja dapat di definisikan sebagai emosi positif dan
apresiasi seseorang terhadap pekerjaannya terutama terkait dengan suasana dan hubungan
dengan pekerjaannya sehingga dapat memuaskan harapan, kriteria dan keinginan
(Sugiharto, 2022).
Dalam suatu perusahaan dibutuhkan program yang bisa mempertahankan karyawan agar
tetap loyal kepada perusahaan dan sering disebut dengan istilah retensi karyawan sebagai
suatu bentuk upaya untuk mempertahankan karyawan, dimana hal tersebut telah menjadi
persoalan utama dalam banyak organisasi karena beberapa alasan. Retensi karyawan
adalah kemampuan perusahaan untuk mempertahankan pekerja-pekerja terbaik untuk
terus berada dalam organisasi. Perusahaan yang telah melakukan investasi dalam SDM akan
sia-sia, apabila tidak dapat mempertahankan karyawannya untuk terus berada dalam
suatu perusahaan. seperti baru baru ini isu seorang petugas keamanan pada sebuah pusat
pembelanjaan yang di berhentikan karena viral nya video yang di duga memukuli hewan
peliharaan nya,padahal hal tersebut dilakukan karena alasan yang tepat. Hal ini merupakan
salah satu contoh bahwa SDM tidak dapat mempertahankan karyawan nya dengan baik.
Loyalitas didefinisikan sebagai sebuah kepatuhan karyawan dalam menjalankan segala
bentuk aturan dan ketentuan yang diterapkan dalam perusahaan, serta mentaati aturan
tersebut dengan baik (Lontaan dkk., 2019). Karyawan yang loyal di artikan sebagai seseorang
yang berusaha keras untuk tujuan yang sama dengan organisasi kepuasan kerja sangat
berpengaruh pada loyalitas kerja karyawan ,karena semakin puas karyawan akan
kesejahteraan yang di dapatkan maka loyalitas nya terhadap pekerjaan semakin tinggi.
Semakin tinggi loyalitas karyawan maka sangat berpengaruh pada kinerja karyawan.
Loyalitas karyawan atau bisa disebut kesetiaan karyawan terhadap pekerjaan yaitu semakin
tinggi loyalitas karyawan, maka semakin mudah bagi perusahaan untuk mencapai tujuantujuannya.
Dalam kerangka konseptual diatas,kepuasan kerja dapat memediasi pengaruh retensi
karyawan dan loyalitas karyawan terhadap kinerja karyawan. Jika karyawan puas dengan
pekerjaan maka karyawan akan selalu meningkatkan kualitas kinerjanya. Sama dengan
loyalitas karyawan, jika perusahaan memberikan pekerjaan sesuai latar belakang sehingga
karyawan merasan nyaman dengan pekerjaannya, loyalitas karyawan dapat terus terjaga.
Penelitian mengenai kepuasan kerja,retensi karyawan dan loyalitas karyawan terhadap kinerja
karyawan dilakukan dalam rangka usaha peningkatan produksi dan pengurangan biaya
melalui perbaikan sikap dan tingkah laku karyawannya sehingga dapat meningkatkan kinerja
karyawan. Selanjutnya, perusahaan tentu akan menikmati hasil kapasitas maksimum dari
karyawan serta naiknya nilai antusias di dalam konteks pekerjaannya. Kepuasan kerja bisa
dikatakan puas dalam bekerja jika pendapatan yang diperoleh telah dapat mencukupi
kebutuhan pekerja tersebut. Selain itu usaha perusahaan dalam mempertahankan karyawan
yang baik juga sangat penting bagi perusahaan agar tidak terjadi turn over karyawan yang
dapat menyebab kan kerugian bagi perusahaan, selain hal tersebut loyalitas karyawan sangat
dibutuhkan bagi perusahaan guna tercapainya kinerja yang maksimal.
Berdasarkan data analisis data secara statistik membuktikan bahwa Retensi karyawan
berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Hal ini menunjukan bahwa semakin baik retensi
karyawan akan semakin terjadi peningkatan kepuasan kerja karyawan. Selain itu
Loyalitas kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja, Hal ini menujukan bahwa
semakin tinggi loyalitas kerja karyawan menandakan kepuasan kerja karyawan
semakin tinggi. Retensi Karyawan berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan,Hal ini
menunjukan bahwa Pemeliharaan merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk
menjaga dan meningkatkan kinerja karyawan Kepuasan Kerja berpengaruh signifikan
terhadap Kinerja Karyawan. Hal ini menunjukan bahwa Semakin tinggi kepuasan
karyawan terhadap pekerjaannya, maka kinerja nya semakin meningkat. Kepuasan kerja
memediasi pengaruh retensi karyawan terhadap kinerja karyawan. Hal ini menunjukan
bahwa pengaruh retensi karyawan terhadap kinerja karyawan yang dimediasi oleh
kepuasan kerja, kinerja akan meningkat apabila mendapatkan kepuasan kerja salah satunya
dengan cara menerapkan retensi karyawan di dalam organisasi tersebut. Hal ini menunjukan
bahwa semakin tinggi loyalitas kerjakaryawan makan semakin meningkat kinerja karyawan,
maka Kepuasan kerja memediasi pengaruh Loyalitas kerja terhadap kinerja karyawan.
Kepuasan kerja akan tercapai bila kebutuhan karyawan terpenuhi melalui pekerjaan. Dimana
kepuasan kerja merupakan keadaan emosi yang senang atau emosi positif yang berasal dari
penilaian pekerjaan atau pengalaman seseorang. Dengan kepuasan kerja yang tinggi akan
meningkatkan kinerja karyawan terhadap organisasi
Berdasarkan data analisis data secara statistik membuktikan bahwa kepuasan kerja, retensi
karyawan dan loyalitas pegawai berpengaruh terhadap kinerja karyawan, halini menandakan
semakin tinggikepuasan karyawan maka loyalitas karyawan dan retensikaryawanakan
semakin baik maka hal iniakan sangatberpengaruh pada kinerja karyawan . Selain hal
tersebut, memberikan dampak positif seperti, peningkatan profit perusahaan, peningkatan
efisiensi dan produktivitas karyawan, penurunan tingkat perputaran karyawan atau turnover
rate, dan peningkatan loyalitas karyawan yang mengarah pada komitmen pekerjaan yang
lebih besar.
Kepuasan kerja,retensi karyawan dan loyalitas karyawan menjadi masalah yang cukup
menarik dan penting, karena terbukti besar manfaatnya baik bagi kepentingan individu,
industry dan masyarakat. Bagi individu dapat memungkinkan timbulnya usaha --
usaha peningkatan kebahagiaan hidup mereka. Bagi Industry, penelitian ini dilakukan dalam
rangka usaha peningkatan produksi dan pengurangan biaya melalui perbaikan sikap dan
tingkah laku karyawannya dan memperbaik ikinerja perusahaan . Selanjutnya, masyarakat
tentu akan menikmati hasil kapasitas maksimum dari Industry serta naiknya nilai antusias di
dalam konteks pekerjaannya . Selain hal tersebut, penelitian ini memberikan dampak positif
seperti, peningkatan profit perusahaan, peningkatan efisiensi dan produktivitas karyawan,
penurunan tingkat perputaran karyawan atau turnover rate, dan peningkatan loyalitas
karyawan yang mengarah pada komitmen pekerjaan yang lebih besar.
Tulis Komentar