Siaga Bencana dan Strategi Pilkada: PDI-P Lampung Siapkan Mitigasi El Nino Hingga Buka Pintu Koalisi

$rows[judul] Keterangan Gambar : DPP PDIP ke Bandarjaya Lampung Tengah, Soal El Nino dan Pilkada Jadi Pembahasan Utama (mitra)

MITRA TV LAMPUNG.COM-

Bandarjaya


Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDI-P) bergerak cepat dalam menghadapi tantangan ganda di Provinsi Lampung, ancaman bencana alam dan perebutan kursi kepemimpinan di Pilkada Lampung Tengah (Lamteng).

Dalam kunjungannya ke  Bandarjaya pada Minggu (19/7/26), Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup DPP PDI-P, Eriko Sotarduga, menegaskan bahwa partai berlambang banteng moncong putih ini fokus pada keselamatan rakyat sekaligus kemenangan politik yang inklusif.

Menyikapi prediksi sejumlah bencana alam yang mengintai wilayah Lampung—mulai dari potensi letusan Gunung Anak Krakatau, kebakaran hutan, hingga dampak cuaca ekstrem—PDI-P telah menyusun langkah mitigasi yang matang.


Eriko menekankan pentingnya kesiapan total agar dampak buruk bencana bisa ditekan seminimal mungkin. Menurutnya, pemerintah dan masyarakat tidak boleh lengah sedikit pun.

“Jangan sampai bencana alam terjadi, masyarakat dan pemerintah tidak siap meminimalisir dampaknya. Mudah-mudahan prediksi El Nino dan lainnya tidak terjadi. Namun jika terjadi, kita sudah siap menghadapinya,” tegas Eriko usai menghadiri Pelatihan Dasar Relawan Kesehatan dan Lingkungan Hidup.

Manuver Pilkada Lamteng: Cari Pendamping I Komang Koheri, PDI-P Cari Figur Eksternal

Selain isu lingkungan, konstelasi politik menjelang Pilkada Lampung Tengah juga menjadi sorotan utama. DPP PDI-P secara mengejutkan membuka ruang selebar-lebarnya bagi tokoh non-kader untuk mengisi posisi Bakal Calon Wakil Bupati (Cawabup) mendampingi I Komang Koheri.

Eriko Sotarduga yang saat itu didampingi oleh politisi senior Ribka Tjiptaning Proletariyati dan Ketua DPD PDI-P Lampung, Winarti, menyatakan bahwa PDI-P memilih untuk menanggalkan ego sektoral kepartaian demi kemajuan daerah.

Berikut adalah poin-poin strategis di balik kebijakan tersebut:

Prioritas Kualitas: Partai lebih mengedepankan aspek elektabilitas, kapabilitas, serta kesamaan visi dalam membangun Lampung Tengah.

*Strategi Koalisi Luas: Langkah ini diambil untuk membuka ruang koalisi yang lebih besar dengan partai politik lain.

*Kedekatan dengan Akar Rumput: Figur eksternal diharapkan mampu menjaring tokoh yang dicintai masyarakat setempat demi mendongkrak perolehan suara.

“PDI Perjuangan adalah partai yang terbuka. Untuk posisi calon wakil bupati di Lamteng, kami melihat dinamika di lapangan. Belum tentu harus dari kader internal, bisa saja dari figur eksternal, tokoh masyarakat, atau representasi dari partai koalisi yang memiliki komitmen kuat untuk memajukan daerah,” ungkap Eriko.

Kendati membuka pintu bagi figur luar, Eriko memastikan bahwa DPP PDI-P tidak akan sembarangan memilih. Mekanisme internal partai yang ketat tetap diberlakukan sebagai penyaring utama.

Siapa pun tokoh eksternal yang nantinya direkomendasikan wajib melewati rangkaian uji kelayakan (fit and proper test) serta penyelarasan ideologi partai. Hal ini dilakukan agar visi pembangunan yang diusung tetap sejalan dengan garis perjuangan PDI Perjuangan.


(aan putra)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)