MITRA TV LAMPUNG.COM -
Bandarlampung.
Politehnik Kesehatan (Poltekes) Tanjungkarang dan Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, melakukan kegiatan penelitian Implementasi Progran Penanggulangan TB Paru dengan Sistem Informasi Pemantauan Pengobatan Pasien Tuberkulosis Paru (SISFOTBPARU) di 10 Puskesmas di Kota Bandarlampung, dengan ketua peneliti adalah Prof. Dr. Sri Indra Trigunarso.,SKM., M.Kes.
Kegiatan penelitian itu dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Muhtadi Arsyad Tumenggung.,ST., M.Si., di Aula Dinas Kesehatan setempat, Selasa (05/08/25).
Kesepuluh Puskesmas itu: Puskesmas Rajabasa, Sukamaju, Way Laga, Sukabumi, Way Halim, Gedong Air, Kemiling, Simpur Bakung dan Permata Sukarame.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Muhtadi Arsyad Tumenggung.,ST., M.Si, mengatakan SISFOTBPARU diharapkan berperan dalam mensukseskan sasaran kebijakan penundaan TB secara menyeluruh di Indonesia, yakni penghapusan penyakit TB pada tahun 2030, dan Indonesia terhindar dari TB tahun 2050.
" Dinas kesehatan tidak perlu lagi melakukan registrasi berulang kepada setiap Puskesmas, namun melalui aplikasi sistem informasi pemantauan pengobatan pasien tuberkulosis paru, dinas kesehatan bisa melihat seluruh data langsung dari Web," ujar Muhtadi Arsyad Tumenggung.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, rancang bangun aplikasi android untuk kepatuhan pengobatan TBC yang sedang dikembangkan diharapkan dapat menjawab permasalahan terkait kepatuhan pengobatan TBC dengan melibatkan keperdulian berbagai pihak, mulai dari keluarga/teman, petugas kesehatan (dokter, perawat, pemegang program TBC), kader dan pendidik sebaya (mantan pasien yang membaktikan dirinya untuk mendukung keberhasilan pengobatan TBC).
Bahkan psikolog yang mampu memberi motivasi kuat akan merubah prilaku pasien untuk menjadi patuh dalam pengobatan TBC, yang menunjang keberhasilan eliminasi dan eradikasi TBC di Indonesia.
(rls/red)
Tulis Komentar