UBL Gelar Pelatihan Batik Ecoprint untuk Masyarakat di Pondok Jolo Sutro Lampung Tengah

$rows[judul] Keterangan Gambar : UBL Gelar Pelatihan Batik Ecoprint di PP Jolo Sutro Lampung Tengah (hidayanto/mitra)
MITRA TV LAMPUNG.COM  -
Bandarjaya. 

Universitas Bandar Lampung (UBL) menggelar kegiatan pelatihan batik ecoprint sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya melestarikan budaya dan mendukung ekonomi kreatif.

Kegiatan itu dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu (6-7/09/25 di Ponpes Jolo Sutro Al-hikmah, Kampung Adijaya, Kecamatan Terbanggibesar Lampung Tengah. 

Kegiatan menyasar alumni rehabilitasi ODGJ di pondok pesantren naungan Kiyai Agus Maksum Syaefuddin itu.

Kegiatan melibatkan  melibatkan dosen UBL, mahasiswa, serta pengurus dan jamaah pondok.



Pelatihan bertujuan memperkenalkan teknik batik ecoprint. Yaitu metode membatik ramah lingkungan yang menggunakan bahan alami seperti dedaunan, bunga, dan kulit kayu untuk menghasilkan motif unik di atas kain. Metode ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi dan potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk unggulan daerah.

Rektor Universitas Bandar Lampung, Prof.Dr.M.Yusuf S. Barusman.,M.BA., menitipkan pesan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi kampus dalam memberdayakan masyarakat. 

“Kami berharap melalui pelatihan ini, peserta dapat memiliki keterampilan baru yang bermanfaat, baik untuk kebutuhan pribadi maupun pengembangan usaha ekonomi kreatif yang berkelanjutan," ujarnya.

Selama pelatihan, para peserta dibimbing langsung oleh tim pengajar dari Program Studi Ilmu Komunikasi:  Dr. Budhi Waskito, Noning Verawati.,M.A. dan Trenggono Pujo Sakti., S.AB, MAB dari Program Studi Administrasi Bisnis yang menjelaskan mulai dari pemilihan bahan, teknik pewarnaan alami, proses pencetakan motif, hingga tahap akhir perawatan kain batik ecoprint. Kegiatan didanai oleh Kemendiktisaintek tahun 2025.

Salah satu peserta alumni ODGJ Ari Subandi yang diwakili Hidayanto.,S.H.,M.H., Ketua Pengurus Pondok Pesantren Jolo Sutro mengaku antusias mengikuti kegiatan. “Pelatihan ini sangat bermanfaat karena selain menambah pengetahuan, juga membuka peluang usaha baru dengan modal yang relatif kecil,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, UBL berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan bahan-bahan alami sekaligus melestarikan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran universitas sebagai motor penggerak pemberdayaan masyarakat di Lampung.


(hdy/red)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)