Keterangan Gambar : Kedua Korban Dirumah Kepala Dusun Mojoagung
MITRA TV LAMPUNG.COM - Dua pemuda meminta paksa sepeda motor Beat Street yang dikendarai Ahmad Fadil (14) dan Alif Furqonudin (14), pelajar SMPN 4 Way Pengubuan Lampung Tengah, Sabtu (13/04/24) sekitar pukul 16.00 Wib.
Pelaku juga merampas dua handphone milik warga Dusun III, Kampung Banjarkertarahayu, Way Pengubuan itu.
Informasi yang dihimpun tim liputan Mitra TV Lampung, berawal dua bocah sore itu hendak berlebaran kerumah gurunya di Poncowati.
Keduanya mengendarai motor Beat Street melalui Jambatan baru Candirejo Simpangagung Poncowati. Namun saat di dekat Lapangan Adijaya, Masjid Agung keduanya disetop pemuda tanggung yang tidak dikenalnya. Pemuda itu meminta uang.

Karena korban mengaku tidak memiliki uang, pemuda itu memintanya diantar kearah Mojoagung.
Pelaku kemudian mengambil kendali setir dan dua bocah (korban) dibonceng dibelakang.
Sementara teman pelaku satunya membuntuti dari belakang dengan mengendarai motor Beat warna hitam.
Rupanya pelaku membawa bocah ketempat sepi, di Jembatan arah Komering Putih Gunungsugih.
Dilokasi Sepi itu pelaku merampas motor dan dua handphone korban.
Sore itu Ahmad Fadil dan Alif Furqonudin ditemukan oleh tukang ngarit, Ismail dan dibawa kerumah kepala Dusun Mojoagung, Beny.
Sehabis magrib dua korban dijemput keluarganya untuk dibawa ke rumahnya Banjarkertarahayu (Proyek Bandung) Way Pengubuan
Kepala Kampung Banjarkertahayu Supriyadi membenarkan motor warganya dirampas didaerah Mojoagung. "Benar pak itu warga kami, soal ceritanya saya kurang faham, karena masih dalam perjalanan dijemput keluarganya," ujar Supriyadi via telepon. (fiko)
Tulis Komentar