MITRA TV LAMPUNG.COM-
Terbanggibesar.
Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden kekerasan yang melibatkan siswa SMK N 3 Terbanggi Besar berinisial SF. Akibat kejadian tersebut, korban masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Yukum Medical Centre (YMC).
Ketua LPA Lampung Tengah, Eko Yuono, menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi pelajaran berharga dan berharap tidak ada lagi kasus serupa yang terulang di wilayah Lampung Tengah.
"Kami sangat menyesalkan terjadinya perkelahian yang sampai membuat anak harus dirawat di ICU. Ini semoga menjadi yang terakhir, jangan sampai terjadi lagi di Lampung Tengah," ujar Eko Yuono
Menanggapi dugaan adanya perundungan (bullying) yang menjadi pemicu perkelahian tersebut, Eko meminta pihak sekolah untuk mengambil langkah preventif secara inovatif. Menurutnya, pencegahan perundungan tidak bisa dilakukan oleh pihak sekolah sendirian, melainkan harus melibatkan berbagai unsur terkait.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya edukasi yang tidak hanya menyasar para murid, tetapi juga para orang tua/wali murid mengenai pola pengasuhan (parenting) anak Gen Z di era modern.
Edukasi Berkelanjutan: Pihak sekolah diminta tidak hanya mengadakan sosialisasi setahun sekali, melainkan minimal dua kali dalam setahun untuk memperkuat pemahaman orang tua dan murid.
Pemanfaatan Dana BOS: Penggunaan alokasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Kementerian Pendidikan sangat relevan jika dimanfaatkan untuk kegiatan sosialisasi dan pencerahan ini.
Maraknya kasus perundungan di berbagai jenjang pendidikan—mulai dari TK hingga SLTA sederajat di Lampung Tengah, membutuhkan penanganan serius dari pemerintah daerah melalui dinas-dinas terkait.
Eko menegaskan bahwa masalah perundungan adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas pihak demi memutus mata rantai kekerasan di lingkungan sekolah.
"Mata rantai perundungan ini harus bersama-sama kita putus demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi anak-anak kita," pungkasnya.
(aan putra)
Tulis Komentar