Mantan Camat Ikuti Pemilihan Anggota BPK di Lamteng yang Diikuti 15 Peserta

$rows[judul] Keterangan Gambar : 15 Calon Anggota BPK Purnama Tunggal

MITRA TV LAMPUNG.COM-

Way Pengubuan 

Ini Heboh dan baru sekali terjadi dalam sejarah Kampung Purnama Tunggal (PT), Kecamatan Way Pengubuan Lampung Tengah. 

Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) di desa ini diikuti 15 peserta, salah satunya adalah mantan Camat Seputihmataram, A. Zaini.,SE., yang merupakan warga Kampung Purnama Tunggal. Mantan Camat ini akan bersaing dengan 14 calon yang ada. A. Zaini akan mewakili Dusun Tiga Purnama Tunggal.

15 calon anggota BPK akan mewakili 3 dusun yang ada di Purnama Tunggal masing -masing dusun:

1. Nanik Sumiyati, Maryati, Maryono, Nurul Hasanah dan Muhtarom EP.

2. Basuki, Suyatno, edi Wibowo, Widi Sucipto, dan Karsih Sulastri.

3. Bambang, A. Zaini SE, A. Riswidianto, Tri Pratiwi dan Norman Ari Widodo.

Dari 15 calon nanti akan dipilih 7 calon menjadi anggota BPK, dusun 1 dua calon, dusun 2 tiga calon dan dusun 3 dua calon.

Kemudian 7 calon anggota yang terpilih akan menentukan siapa ketua BPK Kampung Purnama Tunggal Perriode  2026-2031.

Ketua panitia pemilihan anggota BPK Kampung Purnama Tunggal Tri Joko Edy Susilo mengatakan jumlah mata pilih diperkirakan sekitar 300-400 orang. Jumlah ini karena kesibukan dan lain hal tidak bisa datang seluruhnya.

Jika mengacu pada pemilihan kepala kampung jumlah mata pilih Purnama tunggal mencapai sekitar 900 orang dari jumlah Kepala Keluarga (KK) 500.

Pemilihan anggota BPK akan dilaksanakan Minggu (04/10/26) di Balai Kampung Purnama Tunggal.

Mereka yang mempunyai hak memilih menurut  Lilik, panggilan akrab Tri Joko Edy Susilo adalah seluruh warga Kampung Purnama Tunggal yang telah memiliki Kartu Tanda Penduduk  (KTP). 


(Keterangan Gambar = Tri Joko Edi Susilo) 

"Silahkan warga datang ke Balai kampung dengan menunjukkan KTP, itu sudah sah dan mempunyai hak memilih," ujar Lilik kepada Mitra TV Lampung.Com Sabtu siang.

Menurut Lilik nantinya 7 peserta dari 15 calon yang terpilih, merupakan anggota BPK terbaik pilihan masyarakat. " Apapun itu hasil pilihan masyarakat yang harus dihargai. Calon terpilih harus bisa bekerjasama dengan pemerintahan kampung demi kemajuan Purnama Tunggal lebih baik lagi," ujarnya.

Purnama Tunggal merupakan Kampung Transmigrasi Angkatan Darat tahun yang dibuka tahun 1970.

Kampung ini diresmikan oleh Gubernur Akabri waktu itu, Jenderal Sarwo Edy Wibowo.


(zen)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)