Menu MBG Telur Dadar di SPPG Gayau Sakti Jadi Sorotan Penerima Manfaat

$rows[judul] Keterangan Gambar : Menu Penerima Manfaat MBG Gayausakti Seputihagung (mitra)

MITRA TV LAMPUNG.COM -

Seputih Agung.

Meski Presiden Prabowo telah memberikan larangan terkait menu telur dadar kepada penerima manfaat, nyatanya hal itu tak berlaku di SPPG Kampung Gayau Sakti, Kecamatan Seputih Agung, Lamteng.

Sejumlah penerima manfaat mempertanyakan sajian menu yang diberikan yaitu telur dadar. Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, menu tersebut tentu sangat jauh dari harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Mereka mengaku, menu MBG pada Selasa (05/05/26), yaitu sepotong kecil telur dadar yang dicampur sayuran dan tepung, satu buah tempe, tumis wortel, susu dan nasi.

"Ini menurut kami tidak masuk akal harganya, apalagi telur yang dibuat dadar tidak utuh satu telur karena terdapat campuran," bebernya.

Mereka meminta pihak terkait untuk melakukan evaluasi terhadap SPPG nakal yang bermain mencari keuntungan lewat menu.

"Kami harap pemerintah atau pihak terkait dapat melakukan monitoring dan pengawasan terkait program pemerintah yang dinilai sangat baik tujuannya, jangan sampai hal ini menjadi mainan para oknum nakal," harap mereka.

Sementara itu, dikutip dari beberapa sumber media, penggunaan menu telur dadar dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sempat menjadi sorotan dan diatur ketat oleh pemerintah. Arahan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya, meminta agar menu telur untuk MBG hanya disajikan dalam bentuk rebus atau ceplok, dan melarang penyajian dalam bentuk dadar atau orek.

Alasan pelarangan ini bertujuan untuk menjaga kualitas dan memastikan nutrisi telur tidak berkurang akibat penggunaan minyak berlebih, serta menghindari risiko penyajian yang kurang higienis.

"Beliau sangat tidak ingin telur itu diorek-orek atau didadar, karena kalau didadar kan untuk tujuh orang bisa cuma lima telur untuk sepuluh orang. Kalau diceplok dengan dibulat itu sudah pasti kelihatan telurnya," kata kepala BGN Dadan Hindayana. 


(aan putra)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)