Keterangan Gambar : Tersangka Jadi Tahanan Polsek Way Pengubuan (pakman)
MITRA TV LAMPUNG.COM
Kepolisian Sektor Way Pengubuan, mengamankan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Kampung Lempuyang Bandar, lantaran diduga menggelapkan uang puluhan juta milik warga, Rabu (17/4/24).
Hal itu dibenarkan Kapolsek Way Pengubuan Iptu Andi M. Putra mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M, pelaku adalah MR (30), warga Kampung Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah.
Kapolsek menyebut, modus tindak pidana yang dilakukan MR yakni berpura-pura lupa ingatan, setelah korban Evita Mala (28) memberikan uang belanja kepadanya, pada hari Senin (15/1/24) lalu.
"Keduanya terlibat kerjasama bisnis sembako, tugas pelaku MR membelikan barang belanjaan sesuai permintaan korban," Kata kapolsek saat di konfirmasi, Kamis (18/4/24).
Namun bisnis keduanya usai, setelah MR menggelapkan uang korban senilai Rp. 45 juta dan pelaku saat ini telah diamankan di Mapolsek Way Pengubuan guna pengembangan lebih lanjut.
Kapolsek menjelaskan, kronologi kejadian bermula pada bulan Januari lalu, korban bertemu dengan pelaku sekira pukul 15.00 WIB.
Keduanya merupakan tetangga yang sama-sama tinggal di Kampung Lempuyang Bandar.
Ketika bertemu, kata Kapolsek, korban menyerahkan uang tunai kepada MR untuk memesan sembako, akan diambil pukul 17.15 WIB.
Saat itu, korban tidak curiga, karena transaksi sebelumnya berjalan lancar dan sesuai permintaan.
"Tapi sebagai antisipasi, korban merekam video serah terima uang, dan menulis catatan pengeluaran belanja di buku," kata Kapolsek.
Dan benar saja, setelah uang Rp.45 juta di berikan kepada MR
Yang saat itu menghitung uang Saudi saksi Wulan, dan di berikan ke pada MR
Setelah uang 45 juta di terima oleh MR , lalu uang tersebut di campur kan dengan uang milik Wulan sejumlah 25 juta Dan total berjumlah 70 juta .
Seperti biasa nya korban menunggu MR untuk setor ke rumah Rosi yg tak jauh dari rumah pelaku
Namun setelah pelaku dan suami nya tiba di rumah, hanya membawa beras 29 sak yg korban lihat saat itu .
"Korban coba bertanya mana belanjaan sayaTapi bukan belanjaan yg dia berikan tapi pelaku MR malah memaki dan berkata tidak mau memberikan sembako, dia pun mengaku tidak menerima uang sepeser pun dari korban," ujar Kapolsek.

Korban didampingi penasihat hukumnya H. Hidayanto.,SH., melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Way Pengubuan, dengan menyerahkan barang bukti rekaman video, catatan, dan cctv.
Atas perbuatannya, MR dijerat pasal 378 atau 372 KUHPidana tentang tindak pidana penipuan atau penggelapan.
"Pelaku terancam hukuman paling lama 4 tahun," ujar Hidayanto. (pak man)
Tulis Komentar